SMKN 1 Muara Uya melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) pada Selasa, 20 Januari 2026 bertempat di aula sekolah yang baru saja selesai direhabilitasi. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam upaya menjamin mutu pendidikan melalui evaluasi kinerja kepala sekolah secara menyeluruh.
PKKS bertujuan untuk mengevaluasi, mengukur, dan meningkatkan profesionalisme kepala sekolah dalam aspek manajemen sekolah, supervisi akademik, kewirausahaan, serta kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, sekolah diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas pengelolaan pendidikan sekaligus menjamin lulusan yang kompeten dan sesuai standar.
Dalam pelaksanaannya, Kepala SMKN 1 Muara Uya, Rita Herlina, menerapkan gaya kepemimpinan kolaboratif dengan mendistribusikan kewenangan kepada tim yang telah dibentuk. Langkah ini tidak hanya mempermudah koordinasi selama proses penilaian, tetapi juga menjadi wadah kaderisasi bagi para guru untuk belajar memimpin secara egaliter dan bertanggung jawab.
"Pendistribusian tugas ini memudahkan kami selaku asesor untuk menemukan bukti administrasi bahwa selama ini program yang disusun berjalan dengan baik, sehingga layak mendapatkan predikat ‘Sangat Baik’,” ujar Norhasanah, Pengawas Pembina sekaligus salah satu asesor dalam kegiatan ini, yang juga baru saja menyelesaikan pendidikan doktoralnya (S3).
Hal senada juga disampaikan oleh M. Saberi selaku Asesor 1 dalam sesi penutupan kegiatan. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang memberdayakan tim, bukan berpusat pada satu orang saja/One Man Show. “Pola kepemimpinan yang terlalu terpusat pada satu individu berpotensi membatasi ruang berkembangnya potensi guru. Selain itu, hal tersebut juga dapat tanpa disadari menumbuhkan sikap individualistis dalam lingkungan kerja. Karena itu, kepemimpinan kolaboratif seperti yang kami lihat hari ini menjadi contoh baik dalam membangun budaya kerja yang saling menguatkan,” ungkapnya.
Dampak positif dari gaya kepemimpinan tersebut juga dirasakan oleh jajaran guru. Wahid Nurmawan, Kepala Program Keahlian Otomotif, menilai bahwa pola kepemimpinan yang diterapkan kepala sekolah turut memengaruhi cara ia memimpin timnya.
Melalui pelaksanaan PKKS ini, SMKN 1 Muara Uya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola sekolah, memperkuat budaya kerja kolaboratif, serta menghadirkan pendidikan kejuruan yang bermutu bagi seluruh peserta didik.









0 Comments:
Post a Comment