Saturday, 24 January 2026

Natal Perdana di SMKN 1 Muara Uya: Momen Penguatan Iman, Karakter, dan Toleransi




Perayaan Natal di SMKN 1 Muara Uya tahun ini, Kamis 15 Januari 2026 menjadi momen yang istimewa. Untuk pertama kalinya, sekolah tersebut menggelar perayaan Natal bersama dalam suasana penuh sukacita, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan dalam keberagaman.


Mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang terinspirasi dari Matius 1:21–24, perayaan ini menegaskan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai kabar keselamatan, pengharapan, dan pemulihan — tidak hanya bagi pribadi, tetapi juga bagi setiap keluarga. Tema tersebut diperdalam melalui subtema “Tuhan Yesus Hadir Memulihkan Keluarga dan Membentuk Karakter Pelajar yang Bertanggung Jawab.”


Firman Tuhan dalam perayaan Natal ini disampaikan oleh Pendeta Vinisia dari Gereja Maranatha Mangkupum. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa kehadiran Yesus membawa pemulihan yang nyata di tengah keluarga, sekaligus menjadi dasar pembentukan karakter anak-anak muda. Ia mengajak para siswa untuk menjadikan keluarga sebagai tempat pertama menumbuhkan kasih, pengampunan, dan tanggung jawab, yang kemudian tercermin dalam kehidupan mereka sebagai pelajar.


Dalam rangkaian acara, para siswa diajak merefleksikan bahwa keluarga merupakan tempat pertama pembentukan iman dan karakter. Kehadiran Kristus dalam kehidupan keluarga diyakini menumbuhkan kasih, pengampunan, serta tanggung jawab yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan para pelajar.


Nilai-nilai Natal juga dikaitkan langsung dengan kehidupan siswa sehari-hari. Para pelajar diajak untuk hidup lebih disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta bertanggung jawab dalam belajar, bersikap, dan bertindak, baik di rumah, di sekolah, maupun di tengah masyarakat.


Kepala SMKN 1 Muara Uya, Rita Herlina, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Natal perdana ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan sekolah. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memupuk toleransi dan memperkuat semangat keberagaman yang sudah terjalin di lingkungan sekolah kita,” ujarnya.


Apresiasi juga datang dari Moh. Khoirul Anwari, Koordinator Penggerak GUSDURian Kabupaten Tabalong sekaligus guru di SMKN 1 Muara Uya. Dalam pesannya kepada para siswa, ia menekankan pentingnya keberanian dalam merawat identitas di tengah keberagaman.


“Saya berharap setelah kegiatan Natal ini, sebagai siswa minoritas, kita tidak perlu lagi malu dengan identitas kita. Mari bersama kita tunjukkan bahwa perbedaan justru membuat dunia menjadi indah,” ungkapnya.


Ia juga membagikan refleksi pribadinya sebagai seorang guru yang pernah menempuh pendidikan pesantren selama enam tahun. “Saya mempunyai kesimpulan bahwa pada dasarnya kita berjalan ke arah yang sama, yaitu menghadap Tuhan. Hanya jalan dan caranya saja yang berbeda,” tambahnya.


Perayaan Natal ini diharapkan menjadi acara seremonial, dan juga ruang pembelajaran nilai kehidupan. Semangat kasih, tanggung jawab, dan toleransi. Dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dalam keseharian siswa SMKN 1 Muara Uya, membentuk generasi pelajar yang berkarakter, berprestasi, dan mampu menjadi berkat bagi sesama di tengah keberagaman.









0 Comments:

Post a Comment

 

Mewujudkan SMK yang Menghasilkan Lulusan SMART, Mampu Membangun Desa Serta Berdaya Saing di Era Society 5.0